Palet signage perlu menyebut peran setiap warna, bukan hanya daftar warna favorit. Bedakan warna nama utama, penjelas, bidang pendukung, dan aksen. Dengan peran yang jelas, perubahan salah satu material tidak membuat seluruh komposisi bergeser tanpa disadari.
Tiga langkah untuk memulai
- 01
Peran
tuliskan warna untuk setiap elemen desain dan fungsi visualnya.
- 02
Bahan
cocokkan pilihan warna dengan produk lembar, film, atau cat yang benar-benar tersedia.
- 03
Dokumentasi
simpan kode atau sampel yang disetujui beserta alternatif bila bahan kosong.
CONTOH ILUSTRATIF
Begini penerapannya
Nama utama memakai warna gelap, panel memakai warna terang, dan aksen oranye digunakan pada simbol kecil. Bila panel diganti menjadi gelap, warna tulisan harus ditinjau kembali, bukan dipindah apa adanya.
Hasil yang perlu Anda bawa
Lampirkan palet berlabel pada desain akhir. Nama warna umum saja belum cukup untuk mengikat tampilan material dari pemasok berbeda.
Catat kebutuhan Anda tentang topik ini
Rujukan & batas penerapan
Prinsip keterbacaan, penempatan, dan pencahayaan; bukan standar ukuran universal atau aturan reklame Indonesia.
Rujukan mendukung konsep terkait; langkah pemesanan dan skenario ditulis sebagai panduan editorial. Merek rujukan bukan klaim bahan yang selalu dipakai, kerja sama, atau sertifikasi 3DKan.
