Warna dapat membantu mengelompokkan area, tetapi pengunjung sebaiknya tetap mendapat teks dan simbol arah yang jelas. Tidak semua orang mengenali kode warna atau melihatnya dalam kondisi yang sama. Buat informasi yang tetap dapat dimengerti ketika warna tidak menjadi pembeda utama.
Tiga langkah untuk memulai
- 01
Label
sertakan nama tujuan dan arah yang dapat dibaca tanpa mengetahui aturan warna.
- 02
Kontras
periksa teks terhadap bidang warnanya pada kondisi pencahayaan lokasi.
- 03
Konsistensi
gunakan kategori yang sama pada denah, papan koridor, dan identitas ruangan.
CONTOH ILUSTRATIF
Begini penerapannya
Area administrasi diberi warna biru, tetapi papan juga menulis 'Administrasi' dengan panah yang benar. Pengunjung baru tidak perlu menghafal arti biru sebelum menemukan tujuannya.
Hasil yang perlu Anda bawa
Uji informasi dalam versi abu-abu untuk melihat apakah struktur dasarnya masih dipahami. Ini pemeriksaan desain, bukan sertifikasi aksesibilitas bangunan.
Catat kebutuhan Anda tentang topik ini
Rujukan & batas penerapan
Prinsip keterbacaan, penempatan, dan pencahayaan; bukan standar ukuran universal atau aturan reklame Indonesia.
Rujukan mendukung konsep terkait; langkah pemesanan dan skenario ditulis sebagai panduan editorial. Merek rujukan bukan klaim bahan yang selalu dipakai, kerja sama, atau sertifikasi 3DKan.
