Logo sebaiknya diperbesar atau diperkecil secara proporsional kecuali pemilik merek memang menyetujui versi lain. Mengunci lebar baru berarti tinggi ikut berubah sesuai perbandingan asli. Prinsip ini berbeda dari memaksa logo memenuhi kotak yang bentuknya tidak sesuai, yang dapat membuat simbol terlihat gepeng atau terlalu tinggi.
Tiga langkah untuk memulai
- 01
Asli
catat lebar dan tinggi versi logo yang benar.
- 02
Target
tentukan satu ukuran pengendali, misalnya lebar maksimum yang tersedia.
- 03
Hitung
kalikan kedua dimensi dengan faktor skala yang sama, kemudian cek sisa ruang bidang.
CONTOH ILUSTRATIF
Begini penerapannya
Logo berukuran 120 × 40 pada berkas rujukan diperbesar menjadi lebar 240 cm. Faktor skalanya 2 sehingga tingginya 80 cm. Jika bidang hanya setinggi 60 cm, pilihan lebar tersebut tidak muat.
Hasil yang perlu Anda bawa
Gunakan kalkulator proporsi lalu minta desainer memeriksa detail tipis, jarak, dan kelayakan produksi pada ukuran akhirnya.
Catat kebutuhan Anda tentang topik ini
Rujukan & batas penerapan
Prinsip keterbacaan, penempatan, dan pencahayaan; bukan standar ukuran universal atau aturan reklame Indonesia.
Rujukan mendukung konsep terkait; langkah pemesanan dan skenario ditulis sebagai panduan editorial. Merek rujukan bukan klaim bahan yang selalu dipakai, kerja sama, atau sertifikasi 3DKan.
