Stiker atau tulisan pada kaca perlu memperhatikan sambungan, kusen, dan bagian yang bergerak. Mengukur lebar keseluruhan saja dapat membuat huruf penting jatuh pada sela atau terpotong engsel. Catat setiap panel, bukan sekadar total fasad kaca.
Tiga langkah untuk memulai
- 01
Panel
beri kode untuk setiap bidang kaca dan ukur area bersih di dalam kusennya.
- 02
Gerak
tandai pintu yang dibuka, arah bukaan, serta pegangan yang menutup tampilan.
- 03
Susunan
tempatkan informasi utama agar tetap terbaca ketika pintu berada pada posisi penggunaan normal.
CONTOH ILUSTRATIF
Begini penerapannya
Kata merek terbagi antara kaca tetap dan pintu geser. Saat pintu dibuka, beberapa huruf tertutup. Memindahkan nama utama ke bidang tetap atau menyusun versi terpisah lebih masuk akal.
Hasil yang perlu Anda bawa
Kirim gambar bernomor per daun kaca. Ukuran potong dan posisi stiker dapat disesuaikan tanpa menebak letak kusen serta bukaan.
Catat kebutuhan Anda tentang topik ini
Rujukan & batas penerapan
Prinsip keterbacaan, penempatan, dan pencahayaan; bukan standar ukuran universal atau aturan reklame Indonesia.
Rujukan mendukung konsep terkait; langkah pemesanan dan skenario ditulis sebagai panduan editorial. Merek rujukan bukan klaim bahan yang selalu dipakai, kerja sama, atau sertifikasi 3DKan.
